Kemdiktisaintek Jajaki Potensi Kerja Sama Pendidikan dengan Kazakhstan

Senin, 15 Juni 2026 | 19:29:01 WIB
Mendiktisaintek Brian Yuliarto. (Foto: NET)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kini membuka potensi sinergi di sektor pendidikan tinggi, sains, teknologi, riset, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) antara Indonesia dan Kazakhstan.

Dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Senin, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyambut positif kemajuan hubungan pendidikan tinggi antar kedua negara. 

Menurut Brian, terdapat potensi besar untuk mempererat kerja sama, terutama pada bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM) sebagai basis pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.

"Kami melihat Kazakhstan sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tengah. Banyak peluang yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, hingga pengembangan teknologi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," kata Mendiktisaintek.

Mendiktisaintek juga menganggap minat tinggi perguruan tinggi Kazakhstan terhadap bidang kecerdasan artifisial (AI), teknologi digital, serta inovasi sebagai momentum strategis untuk memperluas kemitraan antar-institusi. 

Brian turut memotivasi perguruan tinggi di tanah air agar lebih proaktif membangun jejaring internasional serta menciptakan program akademik yang berdaya tarik bagi mahasiswa mancanegara.

Di sisi lain, Duta Besar RI untuk Kazakhstan, Mochamad Fadjroel Rachman, mengungkapkan bahwa Kazakhstan memiliki perhatian serius pada pengembangan riset dan pendidikan tinggi, termasuk pada teknologi mutakhir, AI, dan kerja sama antar-lembaga pendidikan tinggi.

Dubes Fadjroel menambahkan, saat ini puluhan mahasiswa Indonesia tengah menuntut ilmu di sejumlah universitas terkemuka Kazakhstan, salah satunya Nazarbayev University yang diakui sebagai kampus unggulan di Asia Tengah.

Selain mobilitas mahasiswa, kerja sama akademik pun kian berkembang melalui kontribusi dosen dan profesor asal Indonesia yang mengajar di berbagai perguruan tinggi Kazakhstan. 

Sejumlah institusi pendidikan tinggi dari kedua negara telah membangun kemitraan melalui program pertukaran, dosen, serta penelitian bersama pada bidang-bidang strategis.

Kedepannya, Indonesia dan Kazakhstan berencana memperkuat kolaborasi melalui nota kesepahaman (MoU) yang lebih terstruktur, baik antar-kementerian maupun antar-perguruan tinggi. 

Kemitraan ini diharapkan menjadi payung bagi berbagai program nyata, mulai dari riset kolaboratif, mobilitas akademik, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Halaman :

Terkini