Per 11 Juni, BP Tapera Salurkan 77 Ribu Unit Rumah Subsidi FLPP

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37:31 WIB
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)

JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 11 Juni 2026 telah mencapai 77.532 unit rumah. 

Angka tersebut setara dengan 22,15% dari target pemerintah tahun ini yang ditetapkan sebanyak 350.000 unit.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menyatakan bahwa penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan melalui skema FLPP ini terus menunjukkan tren positif. 

"Selain melakukan monitoring terhadap kinerja bank penyalur dan asosiasi pengembang, kami juga terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dapat mengakses dan memanfaatkan program rumah subsidi," ujar Heru, Minggu (14/6/2026).

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan 36 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang, yang tersebar di 375 kabupaten/kota di 35 provinsi. 

Bank BTN tercatat sebagai penyalur terbesar dengan kontribusi 37.657 unit (48,56%), diikuti oleh Bank Syariah Nasional (24,61%), Bank BRI (8,09%), Bank BNI (7,23%), dan Bank Mandiri (3,55%). 

Sementara dari sisi pengembang, Real Estat Indonesia (REI) memimpin dengan realisasi 32.026 unit (41,3%), disusul oleh Apersi (29,72%) dan Himperra (13,44%).

Data menarik muncul dari profil penerima manfaat, di mana minat generasi muda (usia 19–25 tahun) menempati posisi tertinggi dengan total 28.060 unit atau 36,19% dari capaian nasional. 

Dari sisi pekerjaan, karyawan swasta mendominasi pemanfaatan layanan FLPP sebesar 67,83%, diikuti wiraswasta (16,38%), PNS (8,18%), serta TNI/Polri (1,52%).

Heru optimistis bahwa penyaluran FLPP akan terus meningkat setiap bulannya. 

BP Tapera berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh mitra kerja guna memastikan target penyaluran tercapai sesuai jadwal.

Terkini