Total Bangun Persada Kantongi Kontrak Baru Rp 2,6 Triliun per Mei 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:53:01 WIB
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL). (Foto: NET)

JAKARTA. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) mengantongi nilai kontrak baru senilai kurang lebih Rp 2,6 triliun sampai penghujung Mei 2026. 

Sekretaris Perusahaan PT Total Bangun Persada Tbk, Anggie S. Sidharta, menyebutkan bahwa perolehan tersebut bersumber dari proyek gedung lainnya, hotel, serta Data Center.

“Capaian tersebut masih sejalan dengan target tahun berjalan, yaitu sekitar 65% dari target tahun 2026,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Menghadapi era rupiah yang melemah serta suku bunga tinggi, TOTL menyatakan tetap mengutamakan seleksi proyek yang prudent, efisiensi, dan manajemen risiko operasional.

Anggie menjelaskan, TOTL juga tergolong tidak mempunyai eksposur berarti terhadap utang berbunga, sehingga pengaruh kenaikan suku bunga tidak material.

“Target kinerja 2026 masih mengacu pada rencana awal dengan pemantauan berkala sesuai kondisi pasar,” katanya.

Sebelumnya, TOTL mematok nilai kontrak baru sebesar Rp 4 triliun pada tahun ini. TOTL pun membidik pendapatan sebesar Rp 3,90 triliun serta laba bersih sebesar Rp 400 miliar.

Per 31 Maret 2026, TOTL mencatatkan pendapatan usaha senilai Rp 837,71 miliar. Angka ini menyusut 1,14% secara tahunan dari Rp 847,43 miliar pada kuartal I 2025. 

Meskipun demikian, beberapa pos laba terpantau meningkat pada periode ini. Laba proyek ventura bersama naik menjadi Rp 62,88 miliar dan laba kotor setelah laba proyek ventura bersama menjadi Rp 215,68 miliar. 

Pos pendapatan lain-lain TOTL juga meningkat menjadi Rp 30,37 miliar pada periode ini, dari sebelumnya Rp 22,98 miliar di kuartal I 2025.

Alhasil, laba bersih menjadi Rp 104,1 miliar pada kuartal I 2026, naik 37,33% yoy dari Rp 75,78 miliar.

Terkini