JAKARTA - Jenama lokal MILLS berupaya memacu pertumbuhan ekosistem olahraga lari di tanah air melalui ajang Smartfren Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli mendatang. Acara ini ditargetkan mampu menyedot partisipasi lebih dari 7.500 pelari.
“MILLS selalu percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat sekaligus membangun gaya hidup yang lebih sehat. Karena itu kami sangat antusias mendukung Smartfren Run 2026 sebagai salah satu event lari terbesar di Indonesia yang melibatkan ribuan pelari dari berbagai kalangan," ujar Manajer Marketing & Corporate Communications MILLS Arhan Ilham dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Smartfren Run edisi tahun ini melombakan tiga kategori utama, yakni 5K, 10K, hingga Half Marathon (21K). Ajang yang telah mengantongi World Athletics Label ini terbuka lebar bagi peserta pemula, kelompok komunitas, hingga atlet profesional dari seluruh penjuru Indonesia.
Arhan berpandangan bahwa tren lari belakangan ini memperlihatkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Oleh sebab itu, MILLS berkomitmen untuk senantiasa hadir dan menjadi bagian dalam perkembangan komunitas lari nasional.
"Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari terus meningkat. Sebagai jenama olahraga Indonesia, MILLS ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan mendukung event-event berkualitas yang memberikan pengalaman terbaik bagi para pelari sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di Indonesia," kata Arhan.
Keterlibatan MILLS dalam ajang ini merupakan perwujudan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap kemajuan olahraga nasional. Hal ini diwujudkan tidak hanya dengan menyediakan perlengkapan olahraga yang mumpuni, tetapi juga dengan mendukung berbagai aktivitas serta komunitas olahraga di tanah air.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan event lari yang sukses, tetapi juga mampu menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. MILLS akan terus mendukung lahirnya ekosistem olahraga yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia," tutup Arhan.