Perluas Akses Pendidikan, SNT Dibangun di Penajam Paser Utara

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:07:01 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD, Dikdas, dan PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto. (Foto: NET)

JAKARTA - Pemerintah menetapkan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai salah satu titik prioritas pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) guna memperluas jangkauan pendidikan bermutu di wilayah tersebut.

"Program SNT untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD, Dikdas, dan PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto, Jumat (12/6/2026), di Penajam.

"SNT juga diharapkan mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah, serta melahirkan generasi muda yang unggul dan kompetitif," tambahnya.

Penajam Paser Utara kini menjadi salah satu calon lokasi utama pelaksanaan SNT 2026. Pemerintah daerah berperan sebagai penggerak sekaligus mitra strategis yang menjembatani kolaborasi dan membangun sinergi dalam menuntaskan tantangan pendidikan di daerahnya. 

SNT sendiri hadir bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan perwujudan komitmen bersama yang melibatkan banyak pihak untuk keberlanjutan lintas generasi.

SNT merupakan program prioritas nasional yang menghadirkan model sekolah unggul non-asrama, di mana jenjang SD, SMP, dan SMA berada dalam satu kawasan terpadu.

"Pemerintah menghadirkan pendidikan berkualitas, berstandar tinggi, dan terintegrasi," jelas Gogot Suharwoto, "bagi anak-anak Indonesia hingga ke pelosok negeri melalui program SNT."

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyatakan komitmen penuh untuk mendukung langkah pemerintah pusat dalam mencetak generasi unggul lewat penguatan mutu pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing.

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menyebut bahwa pemerintah kabupaten telah menyediakan lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Babulu sebagai calon lokasi pembangunan yang kini tengah diusulkan kepada Kemendikdasmen. 

Lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang diharapkan memenuhi kriteria kelayakan agar pembangunan dapat segera terealisasi tahun ini.

Mudyat Noor menambahkan bahwa program SNT akan menyediakan layanan pendidikan terpadu yang inklusif dan tidak dipungut biaya. Sekolah ini nantinya terbuka bagi pelajar berprestasi dari seluruh kecamatan, tanpa melihat latar belakang ekonomi atau sosial. 

Saat ini, tim dari Kemendikdasmen dijadwalkan akan segera melakukan pengecekan dan verifikasi lahan di berbagai daerah, termasuk di Penajam Paser Utara.

Terkini