Menekraf Perluas Program Pengembangan Talenta Kreatif Warga Binaan

Selasa, 09 Juni 2026 | 23:43:19 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengungkapkan rencana kementerian untuk memperluas program pengembangan talenta kreatif bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 

Upaya ini bertujuan agar mereka memiliki keterampilan mumpuni saat kembali ke tengah masyarakat.

“Karena kami tahu di warga binaan itu kan ada kegiatan-kegiatan yang kaitannya mungkin berbagai macam kegiatan yang untuk membantu mereka ketika kembali ke masyarakat. Nah mungkin nanti kami bisa kolaborasi apa kaitannya dengan musik, apa kaitannya dengan film, dan berbagai sektor lainnya,” ujar Riefky kepada awak media setelah melakukan audiensi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Jakarta, Selasa (9/6).

Riefky menjelaskan bahwa kolaborasi bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ini dilakukan guna memetakan potensi keterampilan bidang kreatif warga binaan. 

Program ini dirancang agar dapat dikembangkan baik saat mereka masih di dalam Lapas maupun setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali berbaur dengan masyarakat.

Sebelumnya, pada tahun lalu, Kementerian Ekraf telah melaksanakan inisiatif serupa bagi warga binaan di Lapas Merauke. 

Salah satunya adalah Elpama Prison, grup rap hip-hop yang beranggotakan narapidana di Lapas Kelas IIB Merauke, Papua, yang berhasil menyalurkan kreativitas bermusik dari balik jeruji besi.

“Waktu itu kami ajari bagaimana bikin video clip, bagaimana me-monetize dari kemampuan kelompok nyanyinya itu supaya bisa viral di Youtube atau masuk ke Spotify itu juga,” tambahnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyambut positif tawaran kerja sama dari Kementerian Ekraf dalam hal pembinaan talenta kreatif warga binaan.

Agus menyatakan bahwa pembinaan di dalam Lapas akan diintensifkan melalui pelatihan kerja, serta pemberian akses bagi warga binaan untuk terlibat dalam berbagai ajang kreatif tertentu.

“Kami juga menyambut baik dengan kerja sama di dalam pembinaan warga di lembaga pemasyarakatan untuk mempersiapkan warga binaan melalui pelatihan kerja dan event-event tertentu yang nantinya bisa mengantar orang-orang kreatif yang saat ini sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia,” tutur Agus.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan baru yang lebih produktif sekaligus berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi nasional.

Terkini