Catat Produksi Minyak 1 Juta Barel PHE Jaga Pasokan Energi Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:40:06 WIB
Catat Produksi Minyak 1 Juta Barel PHE Jaga Pasokan Energi Nasional

JAKARTA - Di tengah tantangan global yang terus berubah, sektor energi nasional dituntut untuk tetap tangguh dan adaptif. 

Catat produksi minyak 1 juta barel menjadi salah satu pencapaian penting PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi PHE sebagai salah satu pilar utama dalam sistem energi Indonesia.

Dengan dinamika geopolitik global serta fluktuasi harga minyak dan gas dunia, keberlanjutan pasokan energi menjadi isu krusial. Oleh karena itu, PHE terus memperkuat peran strategisnya agar mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi nasional dan ketersediaan sumber daya dalam jangka panjang.

Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup pengelolaan aset, eksplorasi sumber daya baru, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi.

Optimalisasi Produksi dan Aset Migas

Sebagai perusahaan hulu migas, PHE memiliki peran besar dalam menopang kebutuhan energi nasional. Saat ini, perusahaan mengelola sekitar 27% wilayah kerja migas di Indonesia, dengan kontribusi sebesar 65% terhadap lifting minyak nasional dan 35% terhadap lifting gas.

“PHE berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi migas nasional melalui optimalisasi aset eksisting, eksplorasi sumber daya baru, serta penerapan teknologi untuk meningkatkan recovery rate," ujar Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, dalam Media Gathering di Malang, Kamis (9/4/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penguatan fondasi energi domestik menjadi langkah penting dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk disrupsi rantai pasok energi.

Capaian Produksi dan Kontribusi Nasional

Sepanjang 2025, PHE berhasil mencatatkan produksi sebesar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD). Produksi tersebut terdiri dari:

  1. 557 ribu barel minyak per hari
  2. 2,8 miliar kaki kubik gas per hari

Capaian ini menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional. Dengan angka produksi yang signifikan, PHE mampu berkontribusi besar terhadap kebutuhan energi domestik, baik untuk sektor industri maupun konsumsi masyarakat.

Program Strategis Penguatan Energi

Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja, PHE menjalankan sejumlah program strategis pada 2026. Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di sektor hulu migas.

Adapun program strategis yang dijalankan meliputi:

  1. Pengembangan lapangan migas
  2. Implementasi Enhanced Oil Recovery (EOR)
  3. Eksplorasi wilayah prospektif
  4. Evaluasi peluang merger dan akuisisi

Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas portofolio bisnis PHE di masa depan.

Transformasi ke Energi Rendah Karbon

Selain fokus pada produksi migas, PHE juga mulai mengarahkan langkahnya ke sektor energi rendah karbon. Transformasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung transisi energi global.

Beberapa inisiatif yang dikembangkan antara lain teknologi Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) serta Carbon Capture Storage (CCS). Teknologi ini memungkinkan pengurangan emisi karbon dari aktivitas industri migas.

Sepanjang 2025, PHE berhasil menurunkan emisi sebesar 1,6 juta ton CO2e melalui berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengurangan flaring. Pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara produksi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Perkuat Kolaborasi dengan Media

Selain aspek operasional, PHE juga menaruh perhatian pada pentingnya komunikasi publik. Perusahaan terus memperkuat kolaborasi dengan media massa guna meningkatkan literasi masyarakat terkait sektor energi.

Langkah ini dianggap penting untuk membangun pemahaman publik mengenai peran industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Media memiliki peran penting dalam menyampaikan narasi yang faktual dan konstruktif mengenai upaya industri hulu migas dalam menjaga pasokan energi nasional," ujar Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen, dalam kesempatan yang sama.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan informasi yang akurat dan berimbang, sehingga masyarakat dapat memahami dinamika sektor energi secara lebih komprehensif.

Peran Strategis dalam Ketahanan Energi Nasional

Sebagai tulang punggung produksi minyak dan gas nasional, PHE terus memainkan peran strategis dalam menjaga ketahanan energi Indonesia. Catat produksi minyak 1 juta barel menjadi bukti nyata kontribusi perusahaan dalam memastikan pasokan energi tetap terjaga.

Di tengah berbagai tantangan global, PHE tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada keberlanjutan dan inovasi. Dengan kombinasi strategi tersebut, perusahaan optimistis dapat terus mendukung agenda energi nasional sekaligus menjawab kebutuhan masa depan.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan media, PHE berupaya memperkuat kepercayaan publik serta memastikan bahwa sektor energi nasional tetap kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

Terkini