Danantara Dongkrak Return on Assets BUMN Naik 300 Persen dalam Setahun

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:59:21 WIB
Danantara Dongkrak Return on Assets BUMN Naik 300 Persen dalam Setahun

JAKARTA - Pengelolaan aset negara menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat perekonomian nasional. 

Pemerintah terus berupaya memastikan berbagai perusahaan milik negara mampu memberikan kontribusi optimal melalui tata kelola yang lebih profesional, transparan, dan terintegrasi.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai langkah strategis, salah satunya dengan konsolidasi pengelolaan aset negara agar lebih efektif dan terarah. Dengan sistem manajemen yang lebih terpadu, pemerintah berharap potensi besar yang dimiliki perusahaan-perusahaan negara dapat dimaksimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dalam konteks ini, keberadaan Danantara Indonesia dinilai sebagai salah satu langkah penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan negara. Lembaga tersebut dibentuk untuk mengelola dan mengoptimalkan aset Badan Usaha Milik Negara agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi negara.

Kinerja Danantara Tunjukkan Lonjakan ROA yang Signifikan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Danantara Indonesia menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300 persen.

Presiden mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi besar pengelolaan aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) apabila dikelola secara terintegrasi dan profesional.

"Saya dapat laporan, saya cukup gembira, return on assets satu tahun, 2025, dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen," ujar Prabowo saat dalam pidato Tasyakuran HUT ke-1 Danantara di Jakarta, Rabu.

Menurut Presiden, lonjakan tersebut memberikan gambaran bahwa pengelolaan aset negara dapat menghasilkan kinerja yang jauh lebih baik apabila dilakukan dengan sistem manajemen yang tepat.

Strategi Konsolidasi Aset Perusahaan Negara

Ia menyampaikan pembentukan Danantara merupakan langkah strategis untuk mengonsolidasikan berbagai aset negara agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Saat ini Danantara mengelola hampir 1.000 perusahaan yang terdiri dari anak hingga cucu BUMN. Menurutnya, dengan satu kendali yang solid dan di tangan yang tepat, perusahaan negara tersebut kini telah menghasilkan capaian yang luar biasa.

Konsolidasi tersebut memungkinkan berbagai perusahaan negara dikelola secara lebih efisien dan terarah. Dengan koordinasi yang lebih baik, potensi ekonomi dari aset negara dapat dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan nasional.

Potensi Besar Pengelolaan Kekayaan Nasional

Selain itu, Prabowo menekankan bahwa kinerja positif tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengelola kekayaan nasional secara lebih produktif.

"Premis kita ternyata benar, konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia. Return on assets saya terima di atas 300 persen," katanya.

Capaian tersebut dinilai menjadi indikator bahwa pendekatan pengelolaan aset negara secara modern dan profesional dapat memberikan hasil yang signifikan.

Dengan standar manajemen yang mengacu pada praktik terbaik di tingkat global, perusahaan-perusahaan negara diharapkan mampu bersaing lebih baik dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian.

Tantangan dan Pekerjaan Rumah ke Depan

Namun demikian, Prabowo mengingatkan bahwa Danantara masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan, terutama dalam menghasilkan laba bersih yang lebih besar dari total aset yang dimiliki.

Menurutnya, peningkatan kinerja yang telah dicapai dalam satu tahun terakhir harus menjadi momentum untuk terus memperbaiki tata kelola serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan negara.

Tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan keuntungan, tetapi juga bagaimana memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dorongan Pengelolaan Aset yang Transparan dan Profesional

Pemerintah akan terus mendorong pengelolaan aset negara secara transparan, profesional, dan akuntabel agar mampu memberikan hasil yang optimal bagi bangsa dan negara.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan perusahaan negara sekaligus memastikan bahwa kekayaan nasional dikelola secara bertanggung jawab.

Dengan tata kelola yang semakin baik, pemerintah berharap perusahaan-perusahaan milik negara dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional serta memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Indonesia di masa mendatang.

Terkini