Kapolri Ajak TNI Polri Kawal Program Pemerintah Hilirisasi dan Ketahanan Pangan

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:55:38 WIB
Kapolri Ajak TNI Polri Kawal Program Pemerintah Hilirisasi dan Ketahanan Pangan

JAKARTA - Momentum kebersamaan antara TNI dan Polri dalam kegiatan buka puasa bersama dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat komitmen mendukung agenda pembangunan nasional. 

Di tengah berbagai tantangan global dan dinamika ekonomi dunia, sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah dinilai menjadi kunci agar berbagai kebijakan strategis dapat berjalan optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya peran TNI dan Polri tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga dalam mengawal implementasi program-program prioritas pemerintah. Dukungan ini dianggap penting untuk memastikan kebijakan yang telah dirancang dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Keterlibatan aparat negara dalam mendukung program pembangunan juga dinilai dapat memperkuat stabilitas nasional. Dengan kondisi keamanan yang terjaga, berbagai sektor seperti industri, pertanian, hingga investasi dapat berkembang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian.

Kapolri Tekankan Dukungan TNI-Polri untuk Program Pemerintah

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk turut menyukseskan berbagai program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran penting dalam mengawal serta memastikan program pemerintah berjalan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah.

“Dan tentunya TNI-Polri wajib untuk mengawal dan mengamankan program-program tersebut,” kata Sigit.

Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada dukungan berbagai pihak, termasuk institusi keamanan negara yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional.

Upaya Diplomasi Presiden di Tengah Konflik Global

Kapolri menjelaskan bahwa Presiden Prabowo terus melakukan berbagai langkah strategis di tengah dinamika konflik global. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong diplomasi perdamaian di tingkat internasional.

Sigit menyebut Presiden berupaya terlibat dalam berbagai forum internasional untuk membuka ruang dialog terkait konflik di Timur Tengah. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya perdamaian di kawasan tersebut.

“Maka kemudian mau tidak mau Bapak Presiden mencoba untuk masuk di BOP sehingga tetap masih ada kesempatan untuk bicara tentang perdamaian di Timur Tengah dan ini yang sedang beliau lakukan,” ujar Sigit.

Langkah diplomasi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam upaya menciptakan perdamaian internasional.

Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Selain diplomasi internasional, pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas industri dan produksi di dalam negeri tetap berjalan meskipun terdapat gejolak global.

“Kemudian, kata Sigit, Presiden juga terus berusaha untuk menjaga agar pertumbuhan perekonomian Indonesia tetap terjaga meskipun adanya gejolak global. “Sehingga di satu sisi ini tentunya memberikan ruang untuk industri yang ada di Indonesia untuk tetap terus bisa melakukan produksi,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah bertujuan untuk menjaga keberlanjutan perekonomian nasional. Upaya tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Beliau juga terus mendorong berbagai macam program, baik itu Asta Cita, program terbaik cepat maupun program-program prioritas nasional, yang diharapkan tentunya program-program ini bisa menggerakkan roda perekonomian, bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” papar Sigit.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap roda ekonomi tetap bergerak dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Kapolri juga menyinggung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat kemandirian nasional. Di antaranya adalah program ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Ia menyebut masyarakat bersama TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam mendukung program tersebut. Salah satu bentuk dukungan dilakukan melalui berbagai kegiatan pertanian seperti penanaman padi dan jagung.

“Kita semua kerja keras, utamanya masyarakat dan TNI-Polri sebagai salah satu ujung tombak bagaimana kita terlibat langsung dalam hal menjaga ketahanan pangan, dalam hal menanam padi, dalam hal menanam jagung,” ucap Sigit.

Program ketahanan pangan dinilai menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Dorong Hilirisasi dan Program Peningkatan SDM

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong program hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Program ini diharapkan mampu memperkuat industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Program lain seperti Makan Bergizi Gratis juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Dan ini bagian dari upaya untuk menumbuhkan ekonomi-ekonomi. Ini adalah program-program ke depan yang tentu terus didorong oleh pemerintah,” tutup Sigit.

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berupaya menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Terkini