Dari Inggris hingga Australia, Wisatawan Mancanegara Jatuh Hati Pada Pesona Kereta Uap Ambarawa-Tuntang Bersama KAI Wisata

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:52:31 WIB
Foto: PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata)

Semarang (27/1) - KAI Wisata terus menghadirkan pengalaman wisata berbasis heritage yang unik dan berkelas dunia. Salah satunya melalui perjalanan kereta uap klasik rute Stasiun Ambarawa–Stasiun Tuntang (PP) yang kini semakin diminati wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara. Museum Kereta Api Ambarawa semakin ramai dikunjungi turis asing. Mereka antusias menaiki kereta uap yang melintasi hamparan hijau dan panorama Danau Rawa Pening yang asri. Perjalanan pulang–pergi berdurasi sekitar satu jam ini menghadirkan suasana nostalgia sekaligus ketenangan, menjadi pilihan liburan yang berbeda dan berkesan.

Pengalaman tersebut juga dirasakan oleh wisatawan asal Inggris yang mengaku terkesan dengan suasana perjalanan kereta uap Ambarawa–Tuntang. “For sure, it was fantastic, really good! This is my first time in Indonesia,” ujarnya. Hal serupa disampaikan oleh pasangan wisatawan asal Hong Kong dan Australia yang menikmati perjalanan bersama di kereta uap klasik ini. “The ride on the train was really great fun and very authentic. We’ve done similar rides in other countries, but these carriages are in much better condition,” ujar mereka.

Sementara itu, pengunjung bisa merasakan pengalaman autentik mengenal sejarah perkeretaapian Indonesia di Museum Kereta Api Ambarawa. Museum yang merupakan bangunan cagar budaya ini menyimpan koleksi sarana perkeretaapian heritage seperti lokomotif uap, lokomotif diesel, dan kereta ikonik, yang menjadi daya tarik edukatif sekaligus wisata budaya bagi wisatawan lokal maupun global.

Setibanya di Stasiun Tuntang, pengunjung disambut dengan suasana lokal yang hangat. Wisatawan dapat menikmati aneka kuliner tradisional seperti jamu segar dan bubur hangat, menyaksikan tarian daerah, hingga berfoto di berbagai spot instagrammable. Menariknya lagi, kini tersedia juga wisata perahu di kawasan Stasiun Tuntang yang beroperasi pukul 09.00–16.00 WIB dengan tarif promo Rp10.000 per orang untuk durasi 20 menit dan kapasitas maksimal enam penumpang. Tidak hanya berkeliling sungai Tuntang, penumpang pun dapat menikmati ikan fresh tangkapan dari sungai Tuntang langsung di dalam perahu.

VP Corporate Secretary KAI Wisata Otnial Eko Pamiarso mengatakan “Perjalanan dengan kereta uap Ambarawa–Tuntang menghadirkan memori, edukasi, dan kebanggaan terhadap warisan perkeretaapian Indonesia”. Antusiasme wisatawan mancanegara menunjukkan bahwa apa yang dikelola KAI Wisata memiliki daya saing global. Corporate Branding & Communication KAI Wisata Riesta Junianti juga menambahkan “Ambarawa–Tuntang kami posisikan sebagai destinasi paket lengkap; ada sejarah, alam, budaya, dan pengalaman yang menyentuh sisi emosional, menjadi bentuk storytelling nyata tentang Indonesia yang ramah, kaya makna, dan layak dikunjungi wisatawan dunia.”

Dengan hadirnya perjalanan kereta uap dan ragam aktivitas di Stasiun Tuntang serta Museum Ambarawa, “Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi magnet pariwisata yang berkelanjutan serta menguatkan citra Ambarawa Tuntang sebagai ikon heritage nasional yang membanggakan Indonesia di mata dunia” tutup Otnial.

Masyarakat bisa mendapatkan informasi terbaru tentang KAI Wisata pada Website PT Kereta Api Pariwisata, yaitu : https://kaiwisata.id/ atau di media sosial KAI Wisata IG, FB, Tiktok, & Youtube,: @kawisata, Twitter: @kaiwisata, dan untuk informasi lebih lanjut dapat melalui Kontak Chat Bisnis: +62 811-1220-7227 & email: info@kawisata.id.

Terkini