JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi mengangkat Helvi Yuni Moraza sebagai Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI). Pengangkatan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Menara BRILian, Jakarta Selatan, pada Senin, 24 Maret 2025.
Profil Helvi Yuni Moraza: Akademisi dan Profesional Berpengalaman
Helvi Yuni Moraza memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang solid. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas pada tahun 1991 dan menyelesaikan Magister Manajemen di Universitas Pasundan pada tahun 2023.
Dalam perjalanan kariernya, Helvi pernah menjabat sebagai Redaktur Majalah Tani Merdeka sejak tahun 2010. Ia juga berperan sebagai Senior Associate di FAS Law Firm sejak tahun 2014, serta menjabat sebagai Direktur Pemasaran Majalah Seni Kreatif di Badan Kerja Sama Kesenian Indonesia (BKKI) pada periode 1999-2002.
Karier Politik dan Keterlibatan di BUMN
Di ranah politik, Helvi pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra untuk Koordinator Wilayah Kabupaten Tangerang. Pada tahun 2021, ia dilantik oleh Erick Thohir sebagai Komisaris Independen Holding BUMN Defend ID, PT Len Industri, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang elektronik pertahanan dan industri.
Pengangkatan sebagai Wakil Menteri UMKM
Pada Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Helvi sebagai Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mendampingi Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.
Sinergi UMKM dan Perbankan
Pengangkatan Helvi sebagai Komisaris BRI dinilai strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor UMKM dan perbankan. Dengan latar belakangnya sebagai Wakil Menteri UMKM, Helvi diharapkan dapat menjembatani kebutuhan pelaku UMKM dengan layanan perbankan yang disediakan oleh BRI.
Menteri BUMN Erick Thohir menekankan pentingnya perwakilan kementerian dalam jajaran komisaris bank BUMN untuk memastikan sinergi program pemerintah. "Kita lihat kemarin perwakilan daripada para menteri yang hadir di komposisi pemegang saham yang ada di Himbara sendiri. Tidak lain untuk memastikan sinergisitas program pemerintah, tapi tetap transparansi publik terus terjadi secara korporasi," ujar Erick.
Susunan Lengkap Dewan Komisaris dan Direksi BRI
Selain pengangkatan Helvi, RUPST BRI 2025 juga menetapkan susunan lengkap dewan komisaris dan direksi baru. Berikut daftar lengkapnya:
Dewan Komisaris:
-Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
-Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen: Parman Nataatmadja
-Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
-Komisaris: Helvi Yuni Moraza
-Komisaris Independen: Edi Susianto
-Komisaris Independen: Lukmanul Khakim
-Dewan Direksi:
-Direktur Utama: Hery Gunardi
-Wakil Direktur Utama: Agus Noorsanto
-Direktur Human Capital & Compliance: Ahmad Solichin Lutfiyanto
-Direktur Operations: Hakim Putratama
-Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya
-Direktur Network dan Retail Funding: Aquarius Rudianto
-Direktur Treasury dan International Banking: Farida Thamrin
-Direktur Micro: Akhmad Purwakajaya
-Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y.S
-Direktur Consumer Banking: Nancy Adistyasari
-Direktur Finance & Strategy: Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
-Direktur Manajemen Risiko: Mucharom
-Direktur Information Technology: Saladin Dharma Nugraha Effendi
Catatan: Anggota dewan komisaris dan direksi yang baru diangkat akan mulai menjalankan tugas setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Harapan ke Depan
Dengan bergabungnya Helvi Yuni Moraza dalam jajaran komisaris BRI, diharapkan kolaborasi antara sektor perbankan dan UMKM semakin erat. Pengalaman dan jaringan yang dimiliki Helvi diyakini dapat membawa angin segar bagi pengembangan UMKM di Indonesia melalui dukungan perbankan yang lebih optimal.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dengan memberdayakan sektor UMKM sebagai pilar utama