PLN Indonesia Power Operasikan 371 Mesin Pembangkit untuk Memenuhi Kebutuhan Listrik Lebaran

Jumat, 28 Maret 2025 | 06:19:47 WIB
PLN Indonesia Power Operasikan 371 Mesin Pembangkit untuk Memenuhi Kebutuhan Listrik Lebaran

JAKARTA - Menjelang perayaan Idulfitri, PLN Indonesia Power (PLN IP) memastikan pasokan listrik tetap stabil dengan mengoperasikan 371 unit mesin pembangkit. Langkah ini dilakukan guna menjamin kebutuhan listrik selama momen Ramadhan dan Idulfitri tetap terpenuhi.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Edwin Nugraha Putra, menyatakan bahwa total kapasitas listrik yang dihasilkan dari 371 mesin pembangkit tersebut mencapai 19.497,93 megawatt (MW).

“Mesin pembangkit kami tersebar di lima wilayah yang siap mendukung kebutuhan listrik saat momen Ramadhan dan Idulfitri,” ujar Edwin dalam keterangan resminya.

PLN IP Siagakan Ribuan Personel

Untuk memastikan operasional pembangkit berjalan dengan baik dan mengantisipasi gangguan yang mungkin terjadi, PLN IP menyiagakan sebanyak 1.518 personel selama periode siaga Idulfitri. Selain itu, sebanyak 675 petugas teknis juga ditempatkan di 76 lokasi posko siaga pembangkit guna merespons potensi kendala yang muncul di lapangan.

“Seluruh personel siaga dibekali dengan 8.674 unit peralatan pendukung, 40 unit kendaraan operasional, serta material cadangan dalam jumlah cukup,” tambah Edwin.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Idulfitri.

Proyeksi Beban Listrik Saat Lebaran

Sementara itu, PT PLN (Persero) memproyeksikan adanya penurunan beban puncak listrik selama periode Idulfitri 2025. Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa beban puncak listrik diperkirakan turun sekitar 30% dibandingkan hari normal.

“Penurunan ini disebabkan oleh banyaknya perkantoran, pabrik, dan sektor industri yang menghentikan operasionalnya selama masa libur Lebaran,” ujar Adi.

Secara keseluruhan, PLN memperkirakan beban puncak pembangkit listrik pada Idulfitri tahun ini akan berada di kisaran 45 gigawatt (GW), sedangkan daya mampu pasok sistem kelistrikan nasional mencapai 67 GW. Dengan demikian, PLN menegaskan bahwa sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman.

Antisipasi Gangguan dan Jaminan Keandalan Pasokan

Untuk memastikan kelistrikan tetap stabil, PLN IP juga telah menyiapkan strategi antisipasi gangguan, termasuk pemantauan secara real-time dan kesiapan peralatan cadangan di lokasi-lokasi strategis.

“Kami telah memastikan semua infrastruktur dalam kondisi optimal. Jika terjadi kendala teknis, tim kami siap merespons dengan cepat agar pasokan listrik tetap aman dan stabil,” tutur Edwin.

Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, PLN optimistis dapat menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri di seluruh Indonesia.

Terkini