Disporapar HST Imbau Pengelola Wisata Patroli Rutin Sambut Lonjakan Wisatawan Selama Libur Lebaran

Jumat, 28 Maret 2025 | 06:13:23 WIB
Disporapar HST Imbau Pengelola Wisata Patroli Rutin Sambut Lonjakan Wisatawan Selama Libur Lebaran

JAKARTA - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Disporapar HST), Kalimantan Selatan, mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh pengelola tempat wisata menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1446 H. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, mengingat potensi lonjakan pengunjung selama libur panjang Lebaran.

Kepala Disporapar HST, Muhammad Ramadlan, mengungkapkan bahwa pengelola tempat wisata harus meningkatkan pengawasan dan patroli rutin di kawasan wisata mereka. Langkah ini diambil untuk mencegah berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu keselamatan pengunjung.

Pengawasan Ketat di Wisata Sungai

Salah satu perhatian utama adalah pengawasan di tempat wisata berbasis sungai. Ramadlan menegaskan pentingnya pemantauan ketat terhadap pengunjung, terutama anak-anak, guna menghindari kecelakaan di area perairan.

"Kami harap para pengelola tempat wisata di HST dapat melakukan pengawasan atau patroli rutin di area wisatanya masing-masing," kata Ramadlan di Barabai.

Menurutnya, para orang tua yang membawa anak-anak ke destinasi wisata sungai juga harus lebih waspada dan mengawasi aktivitas mereka selama berada di dekat air. Pengelola wisata diminta untuk menyediakan alat keselamatan yang memadai guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Pemasangan Rambu Keselamatan dan Keamanan

Selain pengawasan langsung, Disporapar HST juga mengimbau pengelola wisata untuk memasang rambu-rambu peringatan yang jelas dan informatif terkait ketertiban serta keamanan bagi pengunjung. Rambu tersebut diharapkan dapat memberikan informasi mengenai batas aman berenang, jalur evakuasi, serta peringatan terhadap daerah berbahaya.

"Kami berharap pengelola wisata dapat memasang rambu dan peringatan yang jelas terkait ketertiban dan keamanan. Hal ini untuk mengurangi potensi risiko kecelakaan serta menjaga ketertiban wisatawan di lokasi," ujar Ramadlan.

Selain itu, pengelola tempat wisata diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kriminal seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sering terjadi di tempat ramai saat liburan.

Ketertiban Lalu Lintas dan Kebersihan Area Wisata

Peningkatan jumlah wisatawan saat libur Lebaran juga berpotensi menyebabkan kemacetan di sekitar destinasi wisata. Oleh karena itu, Disporapar HST menekankan pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas agar tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.

"Demi kenyamanan bersama, kami mengharapkan pengelola wisata dapat menjaga ketertiban lalu lintas di sekitar area wisata serta memastikan kondisi kebersihan tetap terjaga," lanjutnya.

Upaya menjaga kebersihan menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan, mengingat meningkatnya jumlah pengunjung dapat berdampak pada lonjakan volume sampah di kawasan wisata. Ramadlan meminta pengelola tempat wisata untuk menyediakan tempat sampah yang memadai dan memastikan adanya petugas kebersihan yang rutin membersihkan area tersebut.

Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan

Selain berbagai imbauan tersebut, Disporapar HST juga mendorong setiap pengelola wisata untuk memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dalam menjalankan operasional tempat wisata mereka. SOP ini mencakup berbagai aspek keselamatan seperti petunjuk evakuasi darurat, penanda kedalaman air di area wisata sungai, serta ketersediaan petugas keselamatan yang siap siaga.

"Kami harap setiap pengelola wisata memiliki SOP yang jelas, termasuk mengenai petunjuk keselamatan, keberadaan petugas yang terlatih, dan langkah-langkah darurat jika terjadi insiden. Dengan begitu, wisatawan dapat merasa lebih aman dan nyaman selama berlibur di HST," jelasnya.

Lebih lanjut, Ramadlan berharap bahwa imbauan ini dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh pengelola tempat wisata di Hulu Sungai Tengah. Dengan adanya kesiapan yang matang, diharapkan para wisatawan dapat menikmati liburan mereka dengan aman, tertib, dan nyaman.

Peningkatan kesiagaan di destinasi wisata tidak hanya bermanfaat bagi keselamatan pengunjung, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran musim libur Lebaran. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, serta masyarakat setempat menjadi kunci dalam menciptakan suasana liburan yang aman dan menyenangkan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Terkini